SAWITBAIK.ID, JAKARTA - Minyak sawit tidak hanya dikenal sebagai bahan baku utama minyak goreng dan berbagai produk pangan, tetapi juga menyimpan beragam nutrisi alami yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Hal ini tercatat dalam Buku Fakta Kelapa Sawit terbitan Tim Advokasi Minyak Sawit Indonesia–Dewan Minyak Sawit Indonesia (TAMSI–DMSI) tahun 2010, yang mengulas kandungan gizi penting dalam crude palm oil (CPO).
Berdasarkan publikasi tersebut, CPO mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti karoten, vitamin E, hingga sterol, yang berperan sebagai antioksidan alami dan berpotensi mendukung pencegahan berbagai penyakit degeneratif.
α-Karoten, Antioksidan Kuat Pelindung Tubuh
Salah satu komponen utama dalam CPO adalah α-karoten dengan konsentrasi sekitar 235 ppm. Senyawa ini dikenal sebagai antioksidan paling kuat dibandingkan bentuk karoten lainnya. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa α-karoten berpotensi menurunkan risiko kanker hati, paru-paru, pankreas, dan lambung, serta membantu mengurangi atherosklerosis pada pembuluh darah arteri. Asupan α-karoten yang direkomendasikan tercatat lebih dari 1,5 mg per hari.
β-Karoten, Penjaga Jantung dan Kesehatan Mata
Selain α-karoten, CPO juga kaya β-karoten dengan konsentrasi mencapai 377 ppm. Nutrisi ini berperan dalam mengurangi risiko atherosklerosis dan penyakit jantung, serta dikenal berpotensi menjaga kesehatan mata. Asupan harian β-karoten yang dianjurkan berada pada kisaran 2,5–5,9 mg per hari.
Vitamin E Sawit, Antioksidan Alami Multiguna
Kandungan vitamin E dalam CPO tergolong tinggi, yakni sekitar 810 ppm, terdiri dari α-tokoferol serta kelompok tokotrienol (α, γ, dan δ). Vitamin E sawit berfungsi langsung sebagai antioksidan alami yang melindungi membran sel dari kerusakan oksidatif. Selain itu, senyawa ini berpotensi mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung, membantu menurunkan risiko diabetes, meningkatkan sistem imun, serta berpotensi menekan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Down Syndrome. Asupan vitamin E yang direkomendasikan adalah sekitar 15 mg per hari.
Likopen, Penunjang Kesehatan Organ Vital
CPO juga mengandung likopen meski dalam jumlah lebih kecil, sekitar 8,74 ppm. Likopen dikenal berpotensi menurunkan risiko kanker paru-paru, lambung, dan prostat. Selain itu, senyawa ini berpeluang membantu mencegah penyakit jantung koroner, osteoporosis, meningkatkan kesuburan pria, serta mengurangi risiko gangguan saraf seperti Parkinson. Asupan likopen yang dianjurkan berkisar antara 3,7–16,15 mg per hari.
Lutein, Pelindung Mata dari Penyakit Degeneratif
Kandungan lutein dalam CPO tercatat dalam jumlah jejak (trace), namun manfaatnya tetap signifikan. Lutein berpotensi mengurangi risiko penyakit mata terkait usia, seperti degenerasi makula (AMD) dan katarak, serta menurunkan risiko kanker epithelial. Asupan lutein harian yang disarankan berada pada kisaran 1,3–3 mg.
Sterol Sawit, Berperan Menekan Kolesterol
Selain vitamin dan karoten, CPO juga mengandung sterol nabati, seperti β-sitosterol sekitar 370 ppm, kampesterol 151 ppm, dan stigmasterol 66 ppm. β-sitosterol diketahui memiliki potensi hipokolesterolemik, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.
Dengan komposisi nutrisi tersebut, minyak sawit terbukti bukan sekadar sumber energi, tetapi juga mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi mendukung kesehatan. Informasi ini sekaligus memperkuat posisi minyak sawit sebagai bahan pangan strategis yang bernilai gizi dan memiliki manfaat fungsional bagi tubuh. (T2)










