SAWITBAIK.ID, JAKARTA – Salah satu kekuatan kelapa sawit terletak pada sistem perakarannya. Tanaman ini memiliki akar serabut yang membentuk struktur kuat untuk menopang batang, sekaligus berperan penting dalam penyerapan air dan unsur hara.
Buku Fakta Kelapa Sawit terbitan Tim Advokasi Minyak Sawit Indonesia – Dewan Minyak Sawit Indonesia (TAMSI–DMSI)mencatat, akar serabut kelapa sawit tersusun dari beberapa tingkat, yakni akar primer, sekunder, tersier, hingga kuarterner.
Fungsi akar sawit tidak hanya satu. Pertama, akar berperan untuk menunjang struktur batang di atas tanah agar tanaman tetap berdiri stabil. Kedua, akar menjadi jalur utama dalam menyerap air dan unsur hara dari dalam tanah untuk mendukung pertumbuhan serta produksi.
Ketiga, akar juga memiliki fungsi sebagai salah satu alat respirasi, sehingga keberadaan akar yang sehat menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi fisiologis tanaman.
Pemahaman terhadap sistem akar ini menjadi penting, terutama dalam praktik pemupukan dan pengelolaan lahan. Sebab, efektivitas penyerapan unsur hara sangat bergantung pada kondisi akar dan lingkungan tempat akar berkembang.
Dengan kata lain, produktivitas sawit tidak hanya ditentukan dari apa yang terlihat di atas permukaan, tetapi juga dari sistem “mesin utama” yang bekerja di bawah tanah. (T2)













