SAWITBAIK.ID, JAKARTA – Peran kelapa sawit tidak berhenti di sektor pangan. Di Indonesia, minyak sawit juga menjadi penggerak industri non-pangan dan energi terbarukan.
Buku Fakta Kelapa Sawit terbitan TAMSI–DMSI (2010) mencatat bahwa CPO dimanfaatkan sebagai bahan baku industri oleokimia dan biodiesel. Menurut Kementerian Perindustrian RI dan Apolin (2009), produk oleokimia berbasis sawit digunakan dalam pembuatan sabun, lilin, bahan pembersih, hingga berbagai produk perawatan tubuh.
Industri oleokimia memanfaatkan sifat kimia minyak sawit yang stabil dan mudah dimodifikasi. Dari proses ini dihasilkan bahan-bahan yang aman, efisien, dan sesuai untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri.
Selain oleokimia, CPO juga berperan penting dalam pengembangan biodiesel. Pemanfaatan sawit sebagai bahan baku energi terbarukan membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.
Diversifikasi pemanfaatan sawit ini menunjukkan bahwa komoditas sawit memiliki kontribusi luas, tidak hanya sebagai sumber pangan, tetapi juga sebagai penopang industri dan energi.
Tahukah Anda?
Biodiesel berbasis sawit telah digunakan di Indonesia melalui program campuran biodiesel dalam bahan bakar solar. (T2)










