InfoSAWIT, JAKARTA | Dari sebanyak 14 dari 27 emiten perkebunan sawit telah merilis laporan keuangan semester I/2022. Dimana, rata-rata pendapatan emiten sawit mengalami kenaikan 21,18% secara tahunan (yoy). Hal itu diikuti oleh lonjakan rata-rata laba bersih sebesar 80,02% (yoy).
Dilansir Dataindonesia.id, berikut adalah 8 emiten sawit dengan laba bersih tertinggi, pertama diduduki PT SMART Tbk. (SMAR) yang mencetak cuan paling tebal di antara emiten perkebunan sawit senilai Rp 1,93 triliun. Nilai itu melesat 91,98% dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1 triliun.
Posisi kedua ditempati PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) yang mengantongi laba bersih sebesar Rp 1,78 triliun atau meroket 338,51% (yoy) dari sebelumnya Rp 405,89 miliar. Kemudian ketiga, PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI) memperoleh laba bersih sebesar Rp 809,31 miliar atau naik 24,64% (yoy) dari sebelumnya Rp 649,34 miliar.
Keempat, terdapat PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) meraup keuntungan bersih sebanyak Rp 548,76 miliar atau naik 9,49% (yoy) dari sebelumnya Rp 501,22 miliar. Selanjutnya kelima, PT Sampoerna Agro Tbk. (SGRO) membukukan laba bersih sebesar Rp 539,13 miliar atau naik 39,36% (yoy) dari sebelumnya Rp386,86 miliar.
Lalu keenam, PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) meraup laba bersih sebesar Rp 462,74 miliara atau melonjak 123% (yoy) dari sebelumnya Rp207,50 miliar. PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT) menempati urutan ketujuh dengan laba bersih sebesar Rp 289,77 miliar atau naik 73,20% (yoy) dari sebelumnya Rp 167,30 miliar.
Posisi kedelapan ditempati PT Bisi International Tbk. (BISI) yang mencetak laba bersih sebesar Rp 207,76 miliar. Jumlah itu mengalami kenaikan sebesar 42,41% dibandingkan pada semester I/2021 yang sebesar Rp 145,89 miliar. (T2)










