InfoSAWIT,JAKARTA | Perusahaan perkebunan kelapa sawit yang tergabung dalam Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) telah berkomitmen untuk mewujudkan industri kelapa sawit Indonesia berkelanjutan.
Upaya ini tergambar dengan semakin banyaknya perusahaan sawit anggota GAPKI yang memperoleh sertifikat Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Kepala Divisi Sustainability GAPKI, Bambang Dwi Laksono mengungkapkan, merujuk data GAPKI telah ada sebanyak 560 dari 718 perusahaan anggota GAPKI telahbersertifikat ISPO. “Atau sekitar 78 persen sudah bersertifikat ISPO," kata Bambang dalam rilis webinar di Jakarta, belum lama ini.
Lebih lanjut Bambang menjelaskan, industri sawit berkelanjutan merupakan salah satu implementasi dari visi misi yang ada di GAPKI. Untuk itu, ujar dia, GAPKI akan terus melakukan koordinasi dengan 14 cabang yang ada di Indonesia untuk mendorong, memberi konsultasi, dan mencari alternatif solusi terkait implementasi ISPO di perusahaan. "Harapannya ke depannya akan semakin banyak anggota GAPKI yang akan mendapatkan sertifikat ISPO," kata Bambang.
Bambang menambahkan, bicara mengenai sertifikasi berkelanjutan di perkebunan sawit terdapat ISPO, RSPO, dan ISCC. Sementara ISPO bersifat mandatori sehingga suka atau tidak harus diimplementasikan sebagai wujud peraturan perundangan di Indonesia. (T2)













