sawitbaik

ANJ Raih Penghargaan Anugerah Inovasi Indonesia



Sawah Apung kemitraan ANJ
ANJ Raih Penghargaan Anugerah Inovasi Indonesia

InfoSAWIT, JAKARTA  – PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) kembali mencatat prestasi. Pada IDX Channel Anugerah Inovasi Indonesia 2022 pada Kamis (25/8/2022), ANJ berhasil meraih penghargaan utama untuk kategori proses internal atas inovasi "Responsible Development Program" serta penghargaan kategori "Green Economy" untuk inovasi "Sistem Tanam Sapu Tangan Jarwo".

Diungkapkan Direktur Keberlanjutan dan Komunikasi, Grup ANJ, pihaknya selalu berupaya untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan dengan menerapkan pendekatan-pendekatan yang inovatif, ramah lingkungan, dan memberdayakan. “Kami sangat berterima kasih atas apresiasi yang diberikan IDX Channel atas komitmen dan program-program kami,” katanya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, belum lama ini.

ANJ memiliki berbagai inisiatif melalui Program Pengembangan Bertanggung Jawab (Responsible Development/RD) yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat setempat. Dimulai sejak tahun 2018, Program RD dibangun berdasarkan tiga pilar (3P), yaitu Kesejahteraan manusia (People), Penatalayanan sumber daya alam dan pengelolaan lingkungan (Planet) dan Kelangsungan ekonomi jangka panjang (Prosperity).

“Program RD merupakan aksi nyata dari seluruh karyawan Grup ANJ mulai dari Direktur Utama hingga staf dalam meningkatkan kontribusi pada visi perusahaan meningkatkan kualitas kehidupan manusia dan alam. Setiap proyek dalam Program RD memiliki tujuan jelas yang terkait dengan upaya memperkuat ketahanan ekonomi, sosial dan lingkungan,” jelas Nunik.

Proyek inovatif di bidang pertanian "Sistem Tanam Sapu Tangan Jarwo" atau Sawah Apung yang dilakukan di PT Sahabat Mewah dan Makmur (SMM), anak perusahaan ANJ di Belitung Timur, adalah salah satu contoh proyek di bawah Program RD. Proyek ini memperkenalkan teknik penanaman padi terapung dengan sistem tanam jajar legowo pada petani-petani lokal. Pada tahun 2021 proyek ini berkontribusi dalam pencapaian PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (T2)