sawitbaik

Harga Minyak Sawit Di Bursa Malaysia Berpotensi Naik



Dok. Istimewa
Harga Minyak Sawit Di Bursa Malaysia Berpotensi Naik

InfoSAWIT, JAKARTA - Harga minyak sawit di Bursa Berjangka Malaysia tercatat naik, Jumat (25/8/2022), didorong dengan adanya pembelian harga murah, lantaran harga minyak nabati lain juga meningkat, bersiap untuk menutup minggu ini dengan kenaikan harga.

Kontrak minyak sawit acuan FCPOc3 untuk pengiriman November 2022 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik 0,56% menjadi RM 4.282 ringgit (US$ 957,51) pada awal perdagangan. Sebelumnya dalam 4 hari berturut-turut harga kontrak minyak sawit di bursa berjangka Malaysia naik naik 4,62%.

Dilansir Reuters, Surveyor kargo Intertek Testing Services dan perusahaan inspeksi independen AmSpec Agri memperkirakan ekspor produk minyak sawit Malaysia selama periode 1-25 Agustus naik antara 4,9% sampai 10%, sementara surveyor kargo Societe Generale de Surveillance melaporkan ekspor turun 0,1%.

Masih dilansir Reuters, harga kedelai di Chicago Board of Trade BOc2 turun 0,12%, sementara kontrak kedelai Dalian DBYv1 turun 0,70% dan kontrak minyak sawit DCPv1 melorot 0,23%.

Pemerintah Indonesia berencana memperpanjang kebijakan penghentian pungutan ekspor produk minyak sawit (CPO) hingga 31 Oktober, sebagai upaya menopang harga tandan buah segar (TBS) sawit di tingkat petani. Rencana ini diungkapkan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, dalam rapat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rabu (24/8/2022).

Analis Teknis Reuters, Wang Tao mencatat harga minyak kelapa sawit FCPOc3 diperkirakan akan berada di RM 4.085 per ton, namun berpotensi menurun menjadi RM 3.857 per ton. (T2)