sawitbaik

Harga Minyak Sawit Di Bursa Malaysia Naik, Menyusul Kekhawatiran Pasokan Kedelai di AS



Dok. Istimewa
Harga Minyak Sawit Di Bursa Malaysia Naik, Menyusul Kekhawatiran Pasokan Kedelai di AS

InfoSAWIT, JAKARTA – Harga minyak sawit di Bursa Berjangka Malaysia naik untuk sesi keempat berturut-turut pada Rabu (24/8/2022), menyusul kenaikan harga minyak kedelai di tengah munculnya kekhawatiran pasokan yang lemah dari Amerika Serikat (AS).

Kontrak minyak sawit acuan FCPOc3 untuk pengiriman November 2022 di Bursa Malaysia Derivatives Exchange naik sektar 1,56% menjadi RM 4.300 (US$ 958,54) per ton di awal perdagangan.

Dilansir Reuters, harga kedelai di Chicago Board of Trade BOc2 tercatat naik 0,8%, demikian juga untuk kontrak kedelai Dalian DBYv1 meningkat 1,07% dan kontrak minyak sawit DCPv1 melonjak sekitar 1,10%.

Minyak sawit dipengaruhi oleh pergerakan harga minyak nabati lainnya, lantaran mereka bersaing untuk memperoleh bagian di pasar minyak nabati global.

Menurunnya produksi kedelai berdampak pada pasokan di Bursa Berjangan Chicago dan telah mengerek harga, lantaran produksi jagung dan kedelai di Midwest AS nampak menurun diluar ekspektasi.

Sementara untuk pasokan minyak sawit, belum lama ini Indonesia selaku produsen utama minyak sait dunia dengan India telah meneken kesekapakatan pembelian produk minyak sawit asal Indonesia sebanyak 2,6 juta ton dengan nilai sekitar US$ 3,16 miliar, dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Selasa (23/8/2022).

Analis Teknis Reuters, Wang Tao mencatat, harga minyak sawit mungkin akan berada di level RM 4.452 per ton, dan berpotensi naik menjadi RM 4.680 per ton. (T2)