InfoSAWIT, JAKARTA – Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) melalui Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) menyatakan, integrasi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Grup ke melalui pembentukan PalmCo, SugarCo, dan Supporting Co sudah masuk dalam daftar PSN baru dengan nomenklatur Program Revitalisasi Industri Gula Nasional dan Hilirisasi Industri Kelapa Sawit.
Diungkapkan, Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Perekonomian yang juga Selaku Ketua Tim Pelaksana KPPIP, Wahyu Utomo mengungkapkan, PTPN berencana melaksanakan tiga inisiatif strategis dalam mendukung program Prioritas Nasional.
Misalnya untuk komoditas gula bakal membangun Sugar Co (PT Sinergi Gula Nusantara) merupakan entitas yang mengkonsolidasikan 36 Pabrik Gula (PG) melalui kemitraan strategis memiliki target berkontribusi dalam pencapaian swasembada gula nasional dengan target produksi gula pada 2026 sebanyak 1,8 juta ton per tahun.
Lantas, membentuk Palm Co sebagai program integrasi PTPN yang mengintegrasikan industri hulu dan hilir kelapa sawit PTPN, akan menjadi perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di dunia dengan target luas areal sebesar 706.000 hektar pada 2026, menghasilkan 1,8 juta ton olein per tahun dan 433.000 ton biodiesel per tahun.
“Olein yang dihasilkan diharapkan akan memenuhi kurang lebih 30% dari konsumsi minyak goreng domestik,” kata Wahyu dalam siaran pers, diperoleh InfoSAWIT, belum lama ini.
Selanjutnya mendirikan, Supporting Co yang difokuskan untuk mengelola bisnis Group PTPN selain komoditi gula dan kelapa sawit dengan fokus kepada penguatan komoditas teh dan kopi serta pengembangan model bisnis baru berbasis optimalisasi aset. (T2)










