InfoSAWIT, IDI RAYEUK – Melonjaknya harga minyak goreng sawit yang telah mendorong terjadinya inflasi, membuat para petani kelapa sawit meminta kepada pemerintah guna memprioritaskan pemerintah guna membangun pabrik minyak goreng sawit atau pabrik minyak makan merah dibanding membangun pabrik kelapa sawit (PKS) skala mini.
Ungkap Ketua Dewan Pimpinan Unit (DPU) Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kecamatan Rantau Peureulak, Muslidar, sejatinya petani meminta keduanya bisa dibangun namun guna menghindari terjadinya kecemburuan diantara petani sawit dari daerah lain, maka membangun pabrik minyak goreng atau pabrik minyak makan merah harus menjadi prioritas.
Kata dia, petani lebih butuh pabrik minyak goreng karena sudah banyak PKS berdiri di Aceh Timur. Ia mengajukan permintaan itu ke Presiden Jokowi karena melihat potensi kebun sawit rakyat di Aceh Timur merupakan yang terluas di seluruh Aceh.
“Sebagai petani sawit ingin berkontribusi dalam penyediaan bahan pangan kepada masyarakat melalui pembangunan pabrik minyak goreng sawit,” katanya kepada InfoSAWIT, Selasa (26/7/2022).
Muslidar bahkan mengaku sudah menyampaikan permintaan itu ke Ketua DPW Apkasindo Aceh Sofyan Abdullah agar diteruskan ke pihak DPP Apkasindo untuk selanjutnya disampaikan ke pemerintah. (T5)
Artikel ini telah tayang di sumatera.infosawit.com dengan judul © Petani Sawit Peureulak Minta Satu Hal Saja ke Pemerintah.













