InfoSAWIT, JAKARTA – Belum lama ini Menteri Industri Perkebunan dan Komoditas Datuk Zuraida Kamaruddin, menyatakan optimisme tentang mengamankan ekspor senilai RM 300 miliar dari sektor pertanian tahun ini.
Zuraida bahkan akan meningkatkan target perolehan devisa negara dengan tambahan devisa sebanyak RM 100 miliar, dibandingkan dengan total nilai ekspor tahun 2021 yang hanya mencapai RM 204 miliar dan sejumlah RM 84 miliar pada 2020.
“Targetnya dapat dicapai dan acara Malaysia International Agricommodity Expo and Summit (MIACES) akan membantu berkontribusi dan menambah total nilai ekspor RM 300 miliar selama periode 2022,” katanya seperti dilansir Bernama.
Menteri Zuraida menjelaskan bahwa KTT akan menjadi platform yang lebih baik untuk menampilkan pencapaian dan kelanjutan agrokomoditas meskipun ada serangan dan tekanan dari Amerika Serikat dan Uni Eropa atas tuduhan kerja paksa.
Dalam acara itu kabarnya juga akan menampilkan konferensi, pencocokan bisnis, diskusi meja bundar dan pertemuan B2B untuk mendapatkan eksposur, memperluas potensi investasi dan memaksimalkan keuntungan produktivitas bisnis mereka di pasar internasional.
Sebagai tuan rumah acara, MIACES akan fokus pada sektor kelapa sawit, karet, kayu, kakao, lada dan kenaf, yang merupakan salah satu penggerak utama perekonomian nasional. (T2)













