sawitbaik

Sampai Juni 2022 Penjualan Benih Sawit PPKS Capai 16,6 juta Butir



Dok. InfoSAWIT/Ilustrasi bibit sawit
Sampai Juni 2022 Penjualan Benih Sawit PPKS Capai 16,6 juta Butir

InfoSAWIT, MEDAN – Kandati masa puncak lma tahunan harga minyak sawit global telah lewat, tak berarti pengembangan perkebunan kelapa sawit berhenti begitu saja. Rupanya penanaman kelapa sawit masih berjalan. Ini dibuktikan dengan masih tingginya permintaan benih sawit, salah satunya dari sumber benih sawit nasional Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan.

Diungkapkan, Marketing Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan, Irma, sepanjang periode Januari hingga Juni 2022, PPKS telah membukukan penjualan benih sawit sejumlah 16.607.691 butir.

Tutur Irma, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, maka penjualan semester I ini relatif sama dengan tahun lalu. “Bahkan bila dibandingkan pada periode yang sama dengan tahun 2021 maka kenaikan hanya sekitar 0,1% saja,” katanya kepada InfoSAWIT, Rabu (20/7/2022) di Medan.

Sebelumnya selama tahun 2021 lalu, PPKS Medan telah membukukan penjualan benih sawit sebanyak 33.497.510 butir.

Lebih lanjut tutur Irma, sampai saat ini terdapat tiga varietas benih sawit unggulan yang paling banyak diminati pembeli petani sawit swadaya, yakni PPKS Simalungun sebanyak 5,9 juta butir, PPKS 540 sekitar 3,5 juta, dan PPKS Yangambi sejumlah 3,4 juta butir.

Provinis Riau masih menjadi daerah yang menjadi konsumen terbesar PPKS dengan permintaan sebanyak sebanyak 2,5 juta benih sawit, lantas disusul Jambi 2,1 juta benih sawit, dan Kalimantan Barat 1,8 juta benih sawit. (T5)

Artikel ini telah tayang di sumatera.infosawit.com dengan judul © Gejolak Harga CPO dan TBS Tidak Surutkan Minat Pembelian Kecambah.