InfoSAWIT, JAKARTA – Tender harga minyak sawit mentah (CPO) pada PT. Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) pada Jumat (22/7/2022) tercatat tender harga CPO turun menjadi Rp 8.920/kg, dengan demikian terdapat penurunan sekitar Rp 80/kg, bila dibandingkan dengan tander harga CPO pada Kamis (21/7/2022) yang mencapai Rp 9.000/kg.
Dari informasi yang didapat InfoSAWIT dari KPBN, untuk wilayah Belawan dan Dumai tender harga CPO mencapai Rp 8.920/kg, Sementara untuk tender harga CPO di Teluk Bayur tidak disepakati harga Rp 8.800/kg atau terjadi withdraw (WD), dengan penawran tertinggi Rp . 8.720kg, demikian pula untuk tender harga CPO di Palembang Rp 8.820/kg (WD) dengan penawaran tertinggi Rp 8.720/kg, sementara di Talang Duku tidak ada informasi.
Setelah mengapus sementara Pungutan Ekspor, Pemerintah Indonesia saat ini berencana untuk menghapus kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO). Alasan Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mempertimbangkan untuk mencabut aturan tersebut, dilakukan untuk mempercepat ekspor minyak sawit dan meningkatkan harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit petani.
Dalam kunjungannya di Pasar Cibinong, Zulhas mengatakan untuk mengangkat harga tandan buah segar (TBS) sawit, perlu kelancaran ekspor crude palm oil (CPO).
“Apabila para pelaku usaha berkomitmen untuk memenuhi stok CPO domestik sebesar 3–4 juta ton per bulan, kami akan mempertimbangkan untuk merelaksasi kebijakan DMO dan DPO,” katanya dalam keterangan resmi diterima InfoSAWIT, Jumat (22/7/2022).
Berikut rincian hasil Tender KPBN (Rp./Kg), Excld PPN periode Jumat (22/7/2022):
CPO____
Belawan & Dumai Rp. 8.920 - PRISCOLIN, EUP, ACI
T.Bayur Rp. 8.800 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 8.720-EUP
Palembang Rp. 8.820 (WD). Penawaran tertinggi Rp. 8.720-EUP
(T2)










