InfoSAWIT, KUALA LUMPUR - Dalam beberapa tahun terakhir, untuk mengubah sensorik, profil nutrisi dan menghasilkan keju bebas kolesterol, minyak nabati biasanya digunakan sebagai pengganti lemak susu dalam produksi keju.
Pilihan bahan baku itu jatuh pada minyak sawit dan produknya digunakan sebagai pengganti lemak susu dalam produksi keju analog berbasis kelapa sawit. Alasannya lantaran kandungan asam lemaknya yang seimbang, dan adanya antioksidan alami seperti tokoferol dan tokotrienol yang bermanfaat bagi kesehatan manusia, minyak sawit banyak digunakan sebagai pengganti lemak susu pada produk keju konvensional.
Selain itu, banyak penelitian telah melaporkan penggunaan minyak sawit dan produknya dalam pembuatan keju analog telah menghasilkan produk akhir yang menunjukkan atribut organoleptik yang sebanding dengan keju alami, tetapi dengan profil nutrisi yang lebih baik dan kandungan kolesterol yang lebih rendah.
“Minyak sawit banyak digunakan dalam produksi pengganti keju seperti mozzarella, krim keju dan keju kashar (keju semi-keras yang dapat diiris),” catat Sabrina dari Malaysian Palm Oil Cuncil (MPOC).
Lantas, merujuk hasil penelitiann Karimah dkk. (2001), penggunaan minyak sawit dalam formulasi analog mozzarella memberikan sifat fungsional yang mirip dengan keju mozzarella berbasis susu. (T2)










